Work for Your Dream!
Written by Maggie H. Eddy
Monday, 06 August 2012 13:41
Yang jelas, manfaatnya banyak: dengan membicarakan impian saya dapat mengukur apakah benar saya menginginkannya dan sejauh mana usaha saya dalam mendapatkannya, termasuk mengukur usaha lawan bicara saya dalam mengejar impiannya.
Namun jelas, tidak cukup hanya bicara impian tanpa perencanaan yang cermat dan kerja keras yang tak jarang menuntut pengorbanan. Ya betul, pengorbanan!
Jika kita menginginkan tubuh yang langsing bak model di majalah mode, berkehidupanlah seperti layaknya seorang model. Jangan makan bakmi goreng tiga piring dan jajan donat di mal lalu mengeluh kenapa diri kita tidak seberuntung Catherine Wilson. Yah, korbankanlah bakmi goreng dan donat itu.
Jika menginginkan jabatan manajerial yang membanggakan, janganlah menghabisan waktu untuk surfing di internet disambung ‘café-time’, lalu mengeluh kenapa pekerjaan kita tampaknya tidak kunjung selesai. Yah, korbankanlah acara kumpul-kumpul itu, baik di dunia maya maupun nyata.
Jika kita ingin menjadi seorang entrepreneur yang punya usaha di mana-mana, bekerjalah seperti layaknya seorang business owner: mungkin 25 jam sehari dan 8 hari seminggu! Jangan sekedar menghabiskan waktu membahas betapa beruntungnya nasib orang-orang sukses di sekitar kita. Cari tahu apa saja pengorbanan dalam hidupnya, dan bersiaplah untuk memimiknya!
Have a dream! Ya, itu benar. Tapi mungkin sebaiknya disambung dengan kalimat: Now work for your dream and make some sacrifices! Semoga Choice Reader adalah seorang pekerja keras bagi impiannya!
With care,
Maggie H. Eddy
Last Updated on Tuesday, 07 August 2012 08:22
Redaksi: redaksi[at]esensi.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: ads[at]esensi.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: ads[at]esensi.co.id